Saya membayangkan, katanya kalau pakai pakaian terbuka mengundang nafsu (gampang kena pelecehan seksual katanya), tapi kenapa nenek moyang kita dengan enaknya telanjang dada dengan buah dadanya ditempat terbuka, bahkan di pasar dan di jalan raya atau di depan rumah mereka. Apakah mereka tidak berbudaya? Apakah mereka tidak takut dilecehkan ditengah jalan or pasar? Tidak takut diperkosa?
Bali adalah cerminan "budaya" Majapahit. Dan Majapahit saya yakini adalah salah satu puncak budaya nenek moyang kita, setidaknya itu yang diajarkan kepadaku di sekolah dulu. Sepertinya budaya telah bergeser, dan hasrat kita pun jadi bergeser. Dulu, dari biasa saja memandangnya dan melihatnya, dan kini, berubah jadi hasrat penuh dengusan birahi.
Jadi hasrat kita sekarang salah siapa? Salah kita atau salah budayanya? Btw, liat videonya dari bali kuno 1 - bali kuno 8, sangat mencerahkan dan juga menarik.
0 komentar:
Post a Comment